您现在的位置是:左铅右椠网 > teknologi
kampoeng mataraman Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
左铅右椠网2026-04-06 19:15:03【teknologi】5人已围观
简介Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 23 pemain mendapatkan kartu merah setelah terjadi perkelahian massal ant kampoeng mataraman
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 23 pemain mendapatkan kartu merah setelah terjadi perkelahian massal antara Cruzeiro melawan Atletico Mineiro,kampoeng mataraman pada final kejuaraan negara bagian (Campeonato) Mineiro, Belo Horizonte, Senin WIB, demikian dikutip dari BBC.
Cruzeiro keluar menjadi pemenang berkat gol semata wayang yang dibukukan Kaio Jorge untuk membawa mereka menang 1-0. Tim yang diasuh mantan pelatih timnas Brasil, Tite, itu menjadi juara negara bagian Minas Gerais untuk pertama kalinya sejak 2019.
Namun pertandingan itu ternoda oleh keributan hebat pada fase akhir laga, yang memaksa petugas keamanan dan polisi militer turun tangan mengendalikan situasi. Keributan itu kemudian berujung pada diberikannya kartu merah kepada 23 pemain secara retrospektif.
Pangkal keributan terjadi saat kiper Atletico Everson mendorong gelandang Cruzeiro, Christian, hingga terjatuh, setelah kedua pemain itu bertubrukan saat mengejar bola. Sang kiper kemudian menekan Christian dengan lututnya.
Rekan-rekan setim Christian segera mengejar Everson dan mendorong kiper tersebut hingga mengenai tiang gawang. Hal itu lantas memicu keributan lebih luas ketika pemain lain ikut terlibat.
Wasit Matheus Delgado Candancan dilaporkan tidak memberikan kartu merah saat pertandingan berlangsung. Namun dikutip dari media Brasil, Globo, dilaporkan bahwa 23 pemain akhirnya diganjar kartu merah setelah pertandingan, karena wasit tidak dapat memperlihatkan kartu saat keributan terjadi.
Tercatat ada 12 pemain Cruzeiro yang mendapat kartu merah, termasuk Kaio Jorge. Sementara itu 11 pemain Atletico mendapat kartu merah, termasuk mantan bek Atletico Madrid dan Nottingham Forest, Renan Lodi.
Meski sangat banyak kartu merah yang diberikan wasit pada pertandingan kompetisi Brasil itu, namun rekor kartu merah terbanyak dalam satu laga sepak bola senior masih dipegang oleh pertandingan divisi kelima Argentina antara Atletico Clayploe dan Victoriano Arenas pada 2011.
Pada pertandingan itu, 36 pemain yang terlibat diusir keluar lapangan sebagai konsekuensi dari perkelahian massal.
Baik Atletico maupun Cruzeiro sama sekali belum meraih kemenangan dari empat pertandingan awal musim Liga Brasil Serie A musim ini. Atletico tercatat berada di posisi ke-17, sedangkan Cruzeiro menghuni posisi ke-19 di klasemen sementara.
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
很赞哦!(522)
相关文章
- Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
- Persija Jakarta gandeng VIDA untuk digitalisasi proses administrasi
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
- Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
热门文章
站长推荐

Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura

Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2

Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar

Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2

Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA

Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United

Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia

Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United